PGN Akan Membangun Sepuluh Ribu Gas Rumah Tangga

PGN memiliki kepanjangan yaitu perusahaan gas negara, bergerak dalam dunia penyaluran gas bumi, dan transmisi milik persero, suatu badan usaha milik negara (BUMN). Kabarnya PT ini akan membuat sepuluh ribu jargas (jaringan gas) untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat. Penempatanya di area Kalimantan Timur, Kabupaten Penajam Paser Utara yang dipilih presiden Joko Widodo untuk menjadi ibu kota Indonesia pada tahun 2020.

Pada bursa efek tahun 2003 tanggal 15 Desember 2003, ternyata sahamnya PGN telah menginjak zona baru, lebih terbuka dan resmi diberilah nama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Semakin berjalannya waktu hasil kinerjanya semakin meningkat, terlebih lagi ketika tahun seribu sembilan ratus delapan puluh empatan, keberadaannya sangat popular dengan nama Perusahaan Umum Gas Negara .

Sejarah Terbentuknya PGN

Sebelum ada PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN, pada tahun seribu sembilan ratus tujuh puluh empat di wilayah Cirebon, awalnya perusahaannya hanya memanfaatkan minyak dan batu bara untuk mengalirkan gas buatan melalui Catalytic Reforming. Metode ini sangat kurang hemat, sehingga diganti menjadi aliran gas alam untuk pertama kalinya dicoba pada tahun 1974.Dengan pengguna yaitu industri, rumah tangga, dan pedagang.

Selanjutnya bukan hanya Cirebon saja yang menggunakannya, disusul dua tahun kemudian ada provinsi Jakarta yang ikut mencobanya.Lalu saat 1980 Bogor telah praktek, dan menyusul pada tahun 1985 ada Medan. Selain itu saat tanggal empat belas Februari 1996 kota Surabaya juga telah bergabung, serta area Palembang juga di tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh satu. Semakin berjalannya waktu PGN sahamnya bertambah banyak dan terpercaya.

Sambungan Sepuluh Ribu Gas Rumah Tangga Gas PGN

Dilo Seno Widagdo selaku direktur komersial menghimbau bahwa perusahaan persero saat tahun sekarang memliki recana ajan mendirikan lima ribu SR atau sambungan rumah tangga. Menurut rancangan dari PGN ada sepuluh ribu hingga akhir tahun 2020. Namun kini baru akan di aplikasikan lima puluh persennya sahulu, sisanya yang belum disambungkan menyusul di dahun depannya lagi. Tujuannya agar hasil pemasangannya lebih maksimal.

Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) menyatakan bahwa rencana sistem pipanisasi sudah mengajak PGN persero untuk menyalurkan gas pada area ibu kota Indonesia yang baru nantinya. Untuk sementara baru ada pembenahan konsep pengelolaan jaringan gas serta desain secara terperincinya.

Menopang Kinerja Distribusi PGN

Pembangunan jaringan gas baru dibuat rancangan dasarnya saja seperti apa, untuk pelaksanaan pembuatannya kemungkinan akan dilaksanakan tahun yang akan datang. Tujuan PGN mendirikan jargas, antaralain yaitu supaya membantu mempermudah ditribusi atau penyaluran gas bumi pada beberapa tahun ke depan. Adapun target di tahun 2024 mengenai volume penyalurannya adalah lebih banyak dua kali lipatnya, dari semula. Hal tersebut sudah tertulis dalam RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan).

Catatan dari PGN mengenai banyaknya penyaluran distribusi gas bumi berdasarkan data yang tercantum di perusahaan per semester satu tahun 2019, adalah sejulah sembilan ratus tiga puluh dua BBTUD atau Billion British Thermal Unit per hari. Skor tersebut diambil dari tiga puluh satu koma tujuh puluh dua persenya 2.938 BBTUD di tahun yang sama. Direktur PT Perusahaan Gas Negara  mengusahakan volumenya akan dimaksimalkan menjadi bertambak 2 kali lipat untuk mengisi stok permintaan produk 900. BBTUD

PGN Menambah Panjang Pipa

PGN (PT Perusahaan Gas Negara) kabarnya telah menyiapkan sepuluh ribu kilometer pipa gas bumi untuk memenuhi kebutuhan tiga ratus lima puluh ribu konsumen. Dari sisi infrastruktur memang tergolong bagus, apalagi ditambah adanya pembangunan jargas sepanjang 3.800 kilometer. Pembangunan pipa ini tahun depan saat 2020, direncanakan akan ditambah panjangnya hingga mencapai seribu kilometer.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *